AIDS apakah itu ?
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Akibatnya tubuh menjadi rentan terhadap serangan penyakit.
AIDS bukanlah penyakit turunan, tetapi dapat ditularkan
Mengapa AIDS perlu diwaspadai ?
Bagaimana Kita Tahu Kalau Kita Terinfeksi HIV/AIDS?
Tidak seorangpun dapat mengetahui apakah seseorang sudah terinfeksi HIV atau belum hanya dengan melihat dari penampilannya. Sebab walaupun mereka sudah terinfeksi HIV gejalanya tidak nampak sampai berkembang menjadi AIDS.
Untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes HIV atau tidak adalah dengan tes darah, yaitu untuk mengetahui apakah didalam tubuh terdapat antibodi terhadap HIV.
Jika hasil tes darah negatif, sebaiknya tes diulang setelah 3-6 bulan, karena sejak pertama kali terinfeksi HIV, tubuh kita membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk membentuk antibodi. Jadi kalau kita melakukan tes dalam jangka waktu tersebut, maka hasilnya akan negatif walaupun HIV sudah ada didalam tubuh.
Jika hasil tes darah positif, sebaiknya melakukan tes ulang sebanyak 3 kali dan melakukan tes westen blot untuk meyakinkan.
Pemeriksaan Tes HIV
Setiap orang yang merasa dirinya memiliki resiko untuk terinfeksi HIV/AIDS, dapat memeriksakan darahnya di laboratorium khusus di Rumah Sakit besar
Sebelum dilakukan pemeriksaan, harus membuat surat persetujuan (informed Consent) dan mendapat pra-tes konseling dan pasca tes konseling yang memadai
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh darah
Hasil pemeriksaan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu minggu.
Pemeriksaan Tes HIV
Setiap orang yang merasa dirinya memiliki resiko untuk terinfeksi HIV/AIDS, dapat memeriksakan darahnya di laboratorium khusus di Rumah Sakit besar
Sebelum dilakukan pemeriksaan, harus membuat surat persetujuan (informed Consent) dan mendapat pra-tes konseling dan pasca tes konseling yang memadai
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh darah
Hasil pemeriksaan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu minggu.
Cara Penularan HIV/ AIDS?
HIV menular terutama melalui perpindahan darah, cairan sperma dan cairan vagina dari seorang pengidap HIV/AIDS kepada orang lain. Jadi penularannya terjadi melalui :
- Hubungan seksual dengan pengidap HIV/AIDS tanpa memakai kondom
- Transfusi darah dengan darah yang sudah terpapar HIV
- Jarum suntik dan benda-benda tajam lainnya bekas dipakai oleh pengidap HIV tanpa disterilisasi dengan benar
- Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat juga menularkan kepada janin di dalam kandungan melalui plasenta atau saat persalinan
HIV menular terutama melalui perpindahan darah, cairan sperma dan cairan vagina dari seorang pengidap HIV/AIDS kepada orang lain. Jadi penularannya terjadi melalui :
- Bersalaman, cium pipi, berpelukan
- Memakai peralatan makan/minum bersama
- Gigitan nyamuk/serangga
- Pemakaian fasilitas umum bersama seperti WC, kolam renang, dll
- Penderita HIV/AIDS bersin/batuk di dekat kita
- Hidup serumah dengan pengidap HIV/AIDS asal tidak melakukan hubungan seksual
Bagaimana AIDS dan Infeksi HIV Dapat Dicegah?
Perilaku Sex
Abtinance / tidak melakukan hubungan seks sebelum/ diluar nikah.
Be faithful /saling setia terhadap pasangannya.
Condom /menggunakan kondom jika pasangan mengidap HIV atau jika kita tidak yakin terhadap pasangan kita
Pengamanan Darah
Jika memerlukan transfusi darah, korban atau keluarga korban minta kepastian terlebih dahulu bahwa darah yang akan dipakai telah melalui proses screening.
Dalam menolong kecelakaan hindari kontak langsung dengan darah, dengan cara menggunakan sarung tangan bila tersedia atau kantong plastik, kain dll sebagai pengganti
Penggunaan Jarum Suntik dan Benda Tajam Lainnya
Gunakan peralatan baru atau yang sudah distrerilisasi dengan benar
0 komentar:
Posting Komentar