Senin, 25 Februari 2008

KENALI HIV / AIDS UNTUK DIHINDARI

AIDS apakah itu ?
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Akibatnya tubuh menjadi rentan terhadap serangan penyakit.



AIDS bukanlah penyakit turunan, tetapi dapat ditularkan


Mengapa AIDS perlu diwaspadai ?



  • Sudah tersebar dimana-mana termasuk di Indonesia

  • Menyebar dengan cepat

  • Dapat menyerang semua orang tanpa pandang bulu

  • Belum ditemukan vaksin untuk mencegah dan obat untuk menyembuhkan


  • Dapat menyebabkan kematian

  • Bagaimana Kita Tahu Kalau Kita Terinfeksi HIV/AIDS?

    Tidak seorangpun dapat mengetahui apakah seseorang sudah terinfeksi HIV atau belum hanya dengan melihat dari penampilannya. Sebab walaupun mereka sudah terinfeksi HIV gejalanya tidak nampak sampai berkembang menjadi AIDS.

    Untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes HIV atau tidak adalah dengan tes darah, yaitu untuk mengetahui apakah didalam tubuh terdapat antibodi terhadap HIV.

    Jika hasil tes darah negatif, sebaiknya tes diulang setelah 3-6 bulan, karena sejak pertama kali terinfeksi HIV, tubuh kita membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk membentuk antibodi. Jadi kalau kita melakukan tes dalam jangka waktu tersebut, maka hasilnya akan negatif walaupun HIV sudah ada didalam tubuh.
    Jika hasil tes darah positif, sebaiknya melakukan tes ulang sebanyak 3 kali dan melakukan tes westen blot untuk meyakinkan.



    Pemeriksaan Tes HIV

    Setiap orang yang merasa dirinya memiliki resiko untuk terinfeksi HIV/AIDS, dapat memeriksakan darahnya di laboratorium khusus di Rumah Sakit besar

    Sebelum dilakukan pemeriksaan, harus membuat surat persetujuan (informed Consent) dan mendapat pra-tes konseling dan pasca tes konseling yang memadai

    Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh darah

    Hasil pemeriksaan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu minggu.


    Pemeriksaan Tes HIV

    Setiap orang yang merasa dirinya memiliki resiko untuk terinfeksi HIV/AIDS, dapat memeriksakan darahnya di laboratorium khusus di Rumah Sakit besar

    Sebelum dilakukan pemeriksaan, harus membuat surat persetujuan (informed Consent) dan mendapat pra-tes konseling dan pasca tes konseling yang memadai

    Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh darah

    Hasil pemeriksaan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu minggu.





    Cara Penularan HIV/ AIDS?

    HIV menular terutama melalui perpindahan darah, cairan sperma dan cairan vagina dari seorang pengidap HIV/AIDS kepada orang lain. Jadi penularannya terjadi melalui :




    • Hubungan seksual dengan pengidap HIV/AIDS tanpa memakai kondom

    • Transfusi darah dengan darah yang sudah terpapar HIV

    • Jarum suntik dan benda-benda tajam lainnya bekas dipakai oleh pengidap HIV tanpa disterilisasi dengan benar

    • Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat juga menularkan kepada janin di dalam kandungan melalui plasenta atau saat persalinan

    Bagaimana HIV/ AIDS Tidak Menular?

    HIV menular terutama melalui perpindahan darah, cairan sperma dan cairan vagina dari seorang pengidap HIV/AIDS kepada orang lain. Jadi penularannya terjadi melalui :


    • Bersalaman, cium pipi, berpelukan

    • Memakai peralatan makan/minum bersama

    • Gigitan nyamuk/serangga

    • Pemakaian fasilitas umum bersama seperti WC, kolam renang, dll

    • Penderita HIV/AIDS bersin/batuk di dekat kita

    • Hidup serumah dengan pengidap HIV/AIDS asal tidak melakukan hubungan seksual

    Bagaimana AIDS dan Infeksi HIV Dapat Dicegah?



    HIV/AIDS dapat dicegah dengan perilaku sehat dan bertanggung jawab, seperti:

    Perilaku Sex
    Abtinance / tidak melakukan hubungan seks sebelum/ diluar nikah.
    Be faithful /saling setia terhadap pasangannya.
    Condom /menggunakan kondom jika pasangan mengidap HIV atau jika kita tidak yakin terhadap pasangan kita

    Pengamanan Darah
    Jika memerlukan transfusi darah, korban atau keluarga korban minta kepastian terlebih dahulu bahwa darah yang akan dipakai telah melalui proses screening.
    Dalam menolong kecelakaan hindari kontak langsung dengan darah, dengan cara menggunakan sarung tangan bila tersedia atau kantong plastik, kain dll sebagai pengganti


    Penggunaan Jarum Suntik dan Benda Tajam Lainnya
    Gunakan peralatan baru atau yang sudah distrerilisasi dengan benar

    0 komentar:

     
    HIV - AIDS EDUCATIONS - STOP PENULARAN AIDS. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.